Chapter 5
People’s Hope for Freedoms
Setelah apa yang di katakan oleh Henry tersebut,ia pun mulai bersiap-siap untuk menuju kota Junghunh yang sudah disarankan oleh Ubstrum sebelumnya,bahwa di sana adalah kota yang bebas dan berdiri sendiri sebagai Freetown of Liberations,Junghunh menjadi kota yang bebas dari cengkraman Sarzonia pada saat perang 7 tahun antara Dust Mercenary dan Kekaisairan Sarzonia,yang saat itu di pimpin oleh Kaisar Frederich. Hingga saatnya sekarang Junghunh menjadi bebas dan juga sebagai kota perdagangan yang terkenal,selain itu kota Junghunh juga terkenal dengan para Mercenary nya (pasukan bayaran) diantaranya adalah Divisi 15th dibawah pimpinan Cevirus Kid dan Divisi 13th arahan Gerry Hoftman. Divisi 13 dan juga Divisi 15 adalah Divisi para tentara bayaran yang sangat di takuti,disegani dan juga yang paling terkenal akan reputasi setiap kerja mereka,banyak sekali para pejabat penting yang menginginkan baik untuk kerja sebagai pengawal khusus saat berkunjung ke daerah lain ataupun sebagai tentara bayaran yang bertugas sebagai alat perang yang bertindak dalam kekuasaan lebih,seperti memimpin suatu pasukan besar dan juga untuk membunuh seseorang yang mereka anggap bahaya. Semua itu dilakukan demi uang dan juga kejayaan Dust Mercenary sendiri,tetapi ada yang sangat membedakan antara Divisi 13 dan Divisi 15,baik dari kepemimpinan maupun para anggotanya. Cerita berlanjut kepada kelompok baru yang disebut Liberations Army dibawah kepemimpinan Henry dan dideklarasikan di Kusagawa Village sebagai basis awal berdirinya kelompok pembebasan ini.
Bermula dari sinilah nanti akan lahirnya yang di sebut dengan “Liberations Army”,Henry yang di tunjuk sebagai pemimpin oleh teman-temannya dan juga oleh para pengikut Kosamori Azai. Dari desa Kusagawa ini,Henry merekrut Kosamori yang tekenal sebagai Ahli pembuat senjata No.1 di Exterenian World,lalu ada lagi yang bernama Nogami Koutaro seorang samurai muda yang di latih oleh ahli pedang samurai terhebat di Kusagawa yaitu Musashibu Inui,selain ahli dalam menggunakan pedang ia juga ahli dalam memanah. Alasan Nogami bergabung adalah karena keluarga dia terbunuh oleh pasukan Sarzonia pada saaat invasi ke Negara Yamato, untuk itulah dia ingin melakukan balas dendam terhadap Sarzonia. Rencana awal dari Henry adalah mengadakan kontak dengan Republik Sauronix,Republik Varium,Reztaria Kingdoms,New Rheines Confederations dan juga Grandia Pirates juga kekuatan-kekuatan politik yang bakal berkembang secara spartial dan juga frontal mendadak. Dianggap kekuatan Liberations Army belum seberapa, Henry di sarankan oleh oleh Kosamori untuk melakukan perekrutan anggota-anggota baru untuk memperkuat kekuatan Liberations Army termasuk dalam berbagai hal,yaitu Militer,Ahli-ahli dalam bidang pengobatan,instruktur dojo,ahli kartografi,ahli-ahli dalam bidang perkapalan dan juga lainnya. Namun,disisi lainnya Henry juga perlu mengadakan hubungan dengan ras-ras selainnya ras manusia,seperti Elf,Dwarf,Hobbits,Kobold,Nay-Kobold dan juga para Ras yang lainnya,Karena semua Ras berhubungan penting dengan setiap wilayah yang ada di Exterenian Worlds,lalu mengadakan aliansi terhadap mereka semua,tanpa merendahkan semua rasa apalagi melecehkan ras tertentu,mungkin dapat menyebabkan permusuhan yang sangat kuat di hati orang-orang ataupun golongan tertentu yang merasa di jauhi dan di remehkan,oleh karena itu Henry memutuskan untuk mengadakan hubungan dengan ras lain juga Negara-negara demi melakukan perlawanan terhadap Sarzonia yang sekarang sudah berubah sangat drastis dibandingkan dengan saat dipimpin oleh Kaisar terdahulu yaitu Kaisar Avalon. Karena mempunyai hak atas wilayah mereka itu sendiri !. Dan tidak mudah untuk menggabungkan semua Ras dan Fraksi yang ada di “Exterenian World”, Pasti ada setiap masalah yang berbeda karena saling berselisih paham pada pemikiran setiap golongan Ras dan Fraksi, Seperti masalahnya Kobold dengan Nay-Kobold dan juga pada pemimpin setiap wilayahdan apakah Henry mampu menyatukan semuanya? Karena ini adalah tantangan tersendiri bagi dirinya! Dan apakah Henry benar-benar mempunyai sifat kepemimpinan dan disinilah akan di uji kemampuan Henry dalam mengatasi masalah yang ada, yang disebabkan perbedaan!
Dipihak lain,King Lucas sebelum sesudah dia membunuh ayahnya,dia telah berangan-angan untuk mengusai seluruh Exterenian World dan berada dibawah kekuasaan Holy Kingdom of Sarzonia. Dan semua orang takut akan kekejaman King Lucas yang sekarang naik tahta di Kekaisaran Sarzonia ini,karena kekejamannya itulah banyak rakyat takut dan tunduk pada dirinya. Pertama – tama dia sudah menyerang daerah utara Republik Sauronix di bawah pimpinan Simont Cauvalex dan juga menyerang daerah yang dibilang sangat berbahaya di timur yaitu kekuasaan para bajak laut Grandia dibawah pimpinan Capt.Peter Roseville dan para kru bajak lautnya yang sangat terkenal akan kekejamannya dalam menjarah setiap kapal pedangang kaya yang melewati daerah laut Deanis, menurut kabar yang beredar didaerah Grandia,bahwa Kapten Peter adalah seorang yang dermawan akan hasil yang dia rampok dari para pedagang kaya dan membagikannya pada rakyat miskin di daerah Grandia Federations.
Apapun yang terjadi setelah pertempuran hebat di Grasshopers itupun adalah cikal bakal akan terjadinya banyak perubahan pada sejarah ataupun akan merubah segalanya di Exterenian World,De Pierre sang kapten muda Republik Sauronix yang notabene seorang pemeran utama dalam pertempuran Grasshopers,mendapatkan promosi terhadap jabatannya di kalangan militer Sauronix sendiri yang jabatan awalnya adalah seorang Kapten pasukan Divisi Utara menjadi Kolonel pasukan Northern Border Republik Sauronix yang berbatasan dengan Holy Kingdom of Sarzonia. Di Sarzonia sendiri terjadi sesuatu yang tidak terduga, dimana Jendral Simont Cauvalex yang memimpin pasukan Sarzonia di perbatasan dengan Republik Sauronix pun berbeda jauh dengan apa yang didapat oleh sang kapten muda de Pierre,Simont yang dikenal sebagai Simont The Great malah tidak bisa mengalahkan pasukan dari Sauronix yang kalah jumlah tersebut,hal penarikan mundur pasukan yang dilakukan oleh Simont pun terdengar oleh Sang Kaisar baru Emperor Lucas,sang kaisarpun marah besar terhadap Simont dan akan menjatuhkan hukuman mati,karena menaklukan daerah selemah Sauronix saja tidak becus,Simont berusaha menjelaskan akan kejadian tersebut namun apa yang didengar oleh Lucas baginya hanya omong kosng belaka,karena Lucas adalah orang yang tempramentalis dan selalu marah dan suka mengambil keputusan secara sepihak,Simont pun di jatuhi hukuman mati oleh Lucas sendiri, sontak saja bawahan Simont pun terkejut sekali terhadap apa yang mereka dengar,para bawahan Jendral Simont pun meminta permohonan kepada sang Kaisar untuk meringankan hukuman sang Jendral hebat ini.
Besoknya dalam akan menajalankan hukuman tersebut ada seorang yang berusaha membantu sang Jendral untuk melarikan diri meninggalkan Sarzonia dan pindah ke daerah Grandia,dia adalah sang sipir penjara Dannis Lawyers yang dulunya adalah bawahn setia dari jendral Simont. Awalnya sang jendral tidak akan meninggalkan hukuman tersebu namun atas bujukan dari padanya sang sipir muda inilah Simont mulai memikirkan nasibnya sendiri,sore harinya Simont dan Dannis mulai mempersiapkan rencana untuk kabur dari padanya penjara istana di sebelah timur kota Quantumaebel,yaitu yang dikenal dengan penjara “Versail Prison” penjara para penjahat di Sarzonia yang terkenal kejam,sadis dan tak berkeperikemanusiaan. Simont di berikan pakaian sipir oleh Dannis untuk mengelabui para sipir lainnya,awalnya mereka dicurigai namun tidak lama kemudia mereka bisa menuju ruang depan dari padanya Versail ,ujian sebenarnya adalah disini! Apakah mereka bisa melewati Versail Prison dengan selamat dan apakah Simont dan Dannis benar-benar menuju ke daerah Grandia?
Kembali ke cerita Henry dan kawan-kawan,secara sudah dipikirkan secara matang oleh Henry tentang perlawanan terhadap Holy Kingdom of Sarzonia,disini sudah mulai terbentuk cikal bakal daripadanya Liberation Army dengan dukungan awal para penduduk desa Kusagawa,termasuk Kusamori dan Koutaro juga teman-teman perjalanan Henry yaitu Andreaz dan Gitea,Ubstrum masih belum bisa menentukan apakah ia akan mengikuti Henry dan kawan-kawan atau kembali ke Southern Mercenary di Junghunh City. Sebelum benar-benar menuju Junghunh City dengan persiapan yang matang akan perjalanan mereka sendiripun,atas saran dari Kosamori pun,Henry disuruh untuk mengeksplorasi daerah-daerah sekitar merekrut orang-orang yang kontra akan kegilaan yang di lakukan Sarzonia sekarang berada dibawah kendali kaisar gila kekuasaan dan gila akan segalanya di Exterenian World ini,yaitu Lucas. Tujuan yang disarankan Kosamori adalah Ming Chia Village yang berada di Timur Kusagawa di daerah Guang Wei dan Riverdam City di daerah New Rhienes Confederations,Riverdam kota perdagangan sungai terbesar ke-2 setelah Santardian Port di New Rhienes Confederations. Wajah garang ditunjukan amarah Andreaz,dengan kembalinya bertengkar ia dengan Gitea sendiri memicu suasana hangat menggila di Kusagawa. Hal sepele yang selalu dibesar-besarkan oleh mereka berdua benar-benar aroma cinta yang kekanak-kanakan,yang lain selalu tertawa melihat kejadian-kejadian yang dilakukan oleh Andreaz dan Gitea,Henry dan yang lainnya pun sampai terpingkal-pingkal tertawa karena yang di perebutkan hanya makanan dan juga tempat duduk padahal mereka sudah dewasa,dan masih sempat-sempat nya saja bertengkar akan makanan.
Kembali ke pokok cerita kita,Henry mempersiapkan diri menuju antara kedua tempat yang disarankan oleh Kosamori,ia memilih lebih dahulu menuju Ming Chia Village,dengan alasan yang terdekat dahulu baru ia menuju ke Riverdam sebagai bisa dibilang banyak hal yang lebih bermanfaat untuk menuju Riverdam dan bisa mengumpulkan perlengkapan pasukan yang ada sekarang yaitu 500 partisan dari Desa Kusagawa sendiri,karena persenjataan sekarang tergolong masih kurang. Henry menuju Ming Chia hanya mengajak Andreaz,Ubstrum dan Koutaro,alasannya adalah ia mengkhawatirkan akan Gitea Dan Kosamori untuk tidak dicurigai nantinya oleh orang-orang suruhan Sarzonia yang memata-matai mereka. Secara matang Henry pun menuju Ming Chia Village, melewati daerah pinggiran Kusagawa dan menyusuri daerah sungai kecil dan hutan bamboo yang tidak terlalu lebat. Di tengah jalan mereka bertemu dengan seorang pemancing tua dipinggir sungai tersebut,ia bernama Sun Xiu. Sun Xiu bukan sekedar seorang masyarakat biasa saja atau seorang pemancing tua yang hanya menghabiskan waktu dengan memancing,tetapi dia hanya menyembunyikan identitas aslinya yang seorang mantan jendral perang dari Guang Wei pada masa pemerintahan kaisar Huang Wu Di.
Awalnya Henry hanya bertanya kepada sang jendral tua ini,dimana didesa yang bernama Ming Chia tersebut kepada beliau,dengan santai Sun menjawab “Ming Chia ya khukhukhu tidak jauh dari sini mungkin sekitar 4 atau 5 Li*(Sekitar 4 – 5 KM) lagi ke Timur,kalian akan sampai di Ming Chia” jawab Sun dengan tertawa kecil. Mereka pun sedikit bingung dengan kelakuan orang tua ini, Henry pun berterima kasih kepada Jendral Sun dengan sedikit keheranan tadi atas cara menjawab sang kakek ini yang agak sedikit aneh. Setelah mengetahui di mana letak desa tersebut,maka mereka pun segera bergegas dengan cepat menuju Ming Chia,karena hari sudah terik panas matahari yang menyengat kekulit. Tak lama berselang sampailah di desa Ming Chia tanpa ada hambatan selain dari keanehan dari sang kakek tua tadi. Di Ming Chia,Henry dan lainnya menuju ke penginapan yang terletak tepat di depan pintu gerbang desa. Setelah beristirahat sebentar,mereka dengan rencana awal untuk melakukan aliansi dengan para penduduk Ming Chia yang kebetulan adalah daerah yang sangat strategis dalam melebarkan pengaruh akan Liberation Army yang baru saja dibentuk sebelumnya. Henry memulai dengan langkah awal yaitu dengan mendatangi kekediaman kepala desa Ming Chia yang bernama Liang Zu,dari informasi yang beredar dari masyarakat bahwa Liang Zu sendiri adalah seorang dari keturunan Sarzonia Selatan otomatis Liang sendiri lebih memilih Sarzonia untuk di support ketimbang Liberations Army pimpinan Henry.
Tak lama berselang sampailah mereka di kediaman Liang Zu. Kediaman Liang Zu sendiri sangatlah megah apabila dibandingkan dengan keadaan desa yang sangat miskin dan kumuh. Banyak pikiran negative bermunculan dari kepala Henry,karena sangat jauh kesetimbangan antara kediaman Liang dengan keadaan yang ada di desa. Sangatlah disayangkan apabila hanya untuk memperkaya diri sendiri sebagai seorang pemimpin yang menarik pajak tinggi terhadap penduduk desa yang sangatlah miskin. Permasalahan utama penduduk desa adalah beban terhadap pajak yang di bebankan terhadap mereka. Sesampainya di sana,mereka melihat banyak nya orang mendatangi kediaman Liang. Hal ini lantas membuat Henry dan kawan-kawan menjadi bingung kenapa banyak sekali penduduk desa berada di depan rumah Liang Zu sang kepala desa Ming Chia. Terlihat akan seorang pemuda yang berbadan tinggi dan tegap di depan kerumunan para penduduk seraya berteriak kencang “HEI KAU TUA BANGKA LIANG ZU,KELUAR! MANA NYALIMU BERANINYA MENINDAS RAKYAT KECIL DENGAN MEMBEBANKAN PAJAK YANG SANGAT BESAR KEPADA MEREKA?” begitulah sang pemuda tegap ini berteriak di depan rumah Liang Zu,pemuda itu bernama Liu Hei dan biasa di panggil Liu. Tak lama berselang keluar para penjaga Liang Zu, dan membalas teriakan dari Liu tadi “ siapa yang berteriak tadi hah!?” dengan nada kasar dari pimpinan para penjaga, dengan suara lantang di jawablah oleh Liu “ aku yang tadi berteriak,kenapa ada masalah dengan keluhan ku?” serunya.
Mendadak saja Henry menuju ke barisan terdepan kerumunan massa ini,karena juga makin peliknya keadaan yang terjadi di depan rumah kepala desa Liang. Liu pun semakin menjadi-jadi dengan mengobarkan semangat dengan kata-katanya yang sedikit menghasut namun juga berbau fakta tentang keadaan desa Ming Chia ini. Para pengawal Liang Zu pun juga mulai kewalahan akan bendungan massa yang berdemonstrasi di depan rumah Liang Zu. Henry berhasil menuju ke barisan terdepan dari kerumunan massa ini, lalu ia meliat Liu yang berteriak-teriak membakar semangat para warga. Di barisan terdepan ini terjadi saling dorong antara massa pendemo dengan para pengawal Liang Zu, disini juga Henry mencoba untuk meredakan suasana yang sangat panas ini, berdiri di tengah-tengah antara Liu dan massa pendemo dengan para penjaga rumah Liang Zu yang jumlahnya tidak kalah banyak, Henry pun mulai berbicara kepada pemimpin Pengawal dan juga kepada Liu untuk melakukan negosiasi , secara umur Liu yang masih muda,penuh semangat tapi ia juga masih labil dalam mengendalikan emosi dan juga ceroboh dalam mengambil keputusan,Henry mulai mendekat kepada Liu dengan hati was-was bagaimana dengan keadaan pemuda ini secara dekat. Setelah mendekat dan melihat langsung dengan orang yang bernama Liu Hei ini. Orasi yang menjadi-jadi semakin membakar semangat para warga desa yang menginginkan sang kepala desa yang lalim ini keluar dari rumahnya, tak lama berselang keluarlah kepala desa ini,si tua Liang Zu yang disebut-sebut lalim dan tak adil dalam memimpin juga serakah untuk membuat dirinya sendiri kaya raya,namun rakyat menjadi sengsara akan beban pajak-pajak yang tinggi dicanangkan oleh Liang Zu.
Sebagaimana adanya pun langsung sontak saja Liu pun meloncat dan melawan para pengawal Liang Zu yang mencoba menghalanginya dengan Tonfa nya,perkelahianpun tak terelakan lagi di depan rumah Liang Zu, 1 lawan 15 memang dilihat sangat berat sebelah tapi dalam perkelahian ini Liu seorang pun sudah mampu melawannya,tapi yang namanya Henry sebagai seorang yang melawan akan kebiadaban tak mungkin berdiam diri saja, langsung saja ia ikut berkelahi melawan para pengawal Liang Zu dihadapan mata sang kepala desa ini. Ia sangat terkejut akan kejadian yang tak pernah terjadi selama ia memimpin ada yang berani melawannya. Didalam kejadian ini pun ia mulai merasakan adanya perogalakan yang sangat panas di desa untuk membuat dia turun dari jabatannya,di kejauhan Sun Xiu pun dating untuk menyaksikan apa yang terjadi di desa,ia sudah tahu bahwa muridnya tersebut memang susah untuk diatur,semangat muda dan juga emosi yang masih labil membuat Liu susah di atur oleh Jendral Sun sendiri, dalam hatipun ia berkata “dasar anak muda hahahahahaha semangat muda yang sangat membara Liu….” Lalu ia pun tersenyum kecil melihat kelakuan dari Liu dan juga Henry yang ikut-ikutan berkelahi, Andreaz dan Koutaro tidak mau ketinggalan merekapun ikut-ikutan juga berkelahi,semakin seru saja karena Liang Zu pun semakin gusar dan memanggil banyak anak buahnya yang lain dan semakin seru saja. Jurus-jurus pun saling bergantian menyerang satu dengan lain,sampai-sampai Henry menikmati perkelahian ini demi kebaikan semua orang dan juga demi kebenaran,ia pun tak sungkar ikut berkelahi.
Tak lama setelah perkelahian ini berlangsung,Liang naik pitam dan terjun kedalam perkelahian yang sedang berlangsung secara frontal dan menegangkan banyak para partisan yang tidak berani mendekat,takut-takut mereka kena imbas akan perkelahian tersebut. Melihat akan ketakutan para warga desa tersebut,Ubstrum yang tidak ikut campur dalam perkelahian tersebut pun menjauhkan para warga dari sana,sehingga tidak terjadi luka-luka terhadap warga desa Ming Chia,akan tetapi karena kalah jumlah Henry,Liu juga Andreaz dan Koutaro pun mulai terlihat kelelahan akibat terlalu bersemangat, Henry berkata “Haaahhh……Haaahhhh…..Bukankah ini sangat menyenangkan tapii….haaaaaaaaatttttttt” Hnery mulai menangkis serangan dari para pengawal Liang Zu,di sahut oleh Liu “sebenarnya kau ini siapa? Argh….” Sambil menghindar dari serangan, disahut oleh Henry “Aku Henry…..dari Sarzonia tapi…….” Liu bertanya kembali “Tapi apa? Haaatttttttt” sembari menyerang para pengawal Liang, “Tapi aku seorang yang terbuang hahahaha…..” disahut Henry dengan nada merendah, Liu pun berkata “huh dasar…HEY AWASSSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!!” Sabetan pedang dari pengawal Liang Zu hampir saja mengenai Henry dan di tangkis oleh jurus Tonfa nya Liu, Liu berkata lagi “sebaiknya kita mengalah saja hey kau yang bernama Henry dari Sarzonia? Demi keselamatan kita juga bagaimana? Ngahhh…..hahhh…..haahhh..” dengan nafas terengah-engah, Henry pun mengangguk saja lalu berteriak “Hey kalian berdua lebih baik kita mundur dulu sebelum semakin membesar dari pada ini?” lalu Andreaz dan Koutaro yang paham akan teriakan Henry pun mulai mundur.
Di perkelahian ini pun yang menyebabkan kericuhan besar di Ming Chia Village dalam beberapa waktu terakhir hanya seperti desa mati tanpa adanya keberanian dari para warga melawan sang kepala desa yang lalim tersebut,walaupun begitu inilah babak awal dari kebangkitan Ming Chia yang dulunya dikenal sebagai tempat lahirnya para Jendral-jendral dan Kesatria-kesatria tangguh Guang Wei. Keprihatinan oleh Jendral Sun akan keadaan desa Ming Chia pun akhirnya terbayarkan,karena muridnya sendiri yang bergerak untuk melawan kekejaman sang pemimpin. Saat mereka dalam keadaan lari ada seseorang yang memanggil dari belakang “Hey kalian kesini ?” dengan suara tuanya seseorang yang misterius itu memanggil Henry dan kawan-kawan,setelah menengok kebelakang ternyata yang memanggil adalah kakek tua yang mereka temui di pinggir sungai yaitu Jendral Sun Xiu,Sontak saja Liu Hei pun terkejut melihat gurunya ada di kerumunan massa yang banyak ini dan di tempat yang begitu berbahaya begi beliau “Guru apa yang anda lakukan di sini?” seru Liu kepada Gurunya,lalu beliau menjawab dengan tenang “Hahahaha….aku hanya kebetulan lewat Liu,tak ku sangka ternyata kau sudah berkembang dengan pemikiran yang masih labil ini berani mengambil keputusan untuk melawan kebengisan seorang pemimpin seperti Liang Zu”,dengan agak sedikit heran akan bertemu dengan Jendral Sun pun,Akhirnya Henry bertanya langsung kepada sang Jendral tua ini “Kakek,apakah anda adalah guru darinya Liu? Dan kenapa anda begitu senang akan apa yang telah terjadi ini? Dan siapakah anda ini sebenarnya”,lalu sang Jendral tua ini menjawab “Tenang saja anak muda,aku akan menceritakan semua nanti! Lebih baik kita bergegas menjauhi para pengawal Liang Zu”,setelah mendengar perkataan jendral Sun pun Henry semakin bingung dan semakin ingin tau siapakah lelaki tua ini dan apa yang ia lakukan ditengah kerumunan massa yang banyak ini,lalu ia tersenyum lepas akan kelakuan Liu yang menentang akan segala apa yang dilakukan oleh Liang Zu,alasan apakah yang ada dibalik semua kejadian Ming Chia ini dan apakah ada masalah pribadi baik dendam dan juga hasrat dalam diri Liu untuk melakukan perlawanan yang menurut hati nuraninya benar,hal tersebut sangat membuat Henry menjadi antusias untuk membantu Liu dan juga Gurunya Liu yaitu Jendral Sun yang Henry masih belum tahu-menahu identitas asli sang Jendral tua ini.
Di Kusagawa Village sendiri,datang utusan dari Guang Wei yang tahu akan keberadaan Henry dan kawan-kawan,diterima dengan baik oleh Kosamori sebagai perwakilan dari Liberations Army sendiri dan juga di damping oleh Gitea, alasan kedatangan utusan Guang Wei ke Kusagawa adalah untuk mengadakan kontak awal dengan Henry dan juga kawan-kawannya yang menurut kabar berita bahwa mereka melakukan perlawanan terhadap Sarzonia yang dipimpin oleh Lucas. Kosamori memberitahukan bahwa Henry masih dalam perjalanan ke Ming Chia untuk mengadakan kontak dengan daerah sekitar sekaligus untuk merekrut para Orang-orang berbakat dan juga yang sangat ahli dalam bidang masing-masing,setelah mendengar apa yang diberitahukan oleh Kosamori,utusan tersebut mulai berpikir seperti apakah orang yang bernama Henry ini. Utusan tersebut bukan sembarang orang,karena ia bernama Zhao Xin dan datang seorang diri untuk langsung menemui Henry Farchster. Zhao Xin adalah seorang Jendral besar Guang Wei Empire dan pimpinan pasukan besar Selatan Guang Wei yang berbasis di kota Wu Xan.
Apakah maksud dan tujuan dari Zhao Xin datang jauh-jauh dari Guang Wei ke Kusagawa demi menemui Henry,lalu di sisi lain di Ming Chia mereka pun di arahkan oleh Jendral Sun menuju tempat persembunyian yang terletak di luar desa. Sesampai di persembunyian tersebut,lalu Henry yang sangat antusias dan masih sangat ingin tahu siapa sang Guru Liu ini pun mulai bertanya kepada sang Jendral tua “Maaf,saya akan memperkenalkan diri, saya adalah Henry Farchster dari Kusagawa,perkenalkan ini adalah Andreaz,Ubstrum dan juga Koutaro kami semua dari Liberations Army”,lalu sang Jendral menjawab “hmmmm….Liberations Army? Apa itu?” Tanya sang Jendral Sun kepada Henry.”Liberations Army adalah kelompok militanhhnhnhoashoahshoas……..” jawab Andreaz dengan antusias yang memotong pembicaraan Henry dan Jendral Sun,tetapi mulutnya di tutup langsung oleh Henry,”Maaf atas kelancangan teman saya ini yang langsung tabrak dalam bicara” Andreaz yang terlihat sedikit kesal tapi masih bisa saja melawak”Bah kenapa Henry mulut langsung di tutupin,apa ada lalat ya yang mau masuk?” aku Andreaz sambil melawak,sontak saja yang ada disana langsung tertawa mendengar ocehan Andreaz,setelah itu lalu Henry pun bercerita tentang perjalanan mereka dari pelarian Sarzonia dan membantu Sauronix Republic saat pertempuran Grasshopper yang menjadi pembicaraan banyak orang sekarang,setelah itu sang Jendral pun mulai angkat bicara mengenai siapakah dia sebenarnya dan kenapa Liu melakukan perlawanan di Ming Chia,akhirnya di jelaskan kepada Henry dan kawan-kawan yaitu dia sebenarnya adalah Veteran dari Guang Wei sebagai Pimpinan 5 Jendral Harimau Guang Wei dan juga ia adalah instruktur Tombak dan juga ahli dalam peperangan Laut,ai sendiri adalah seorang pelarian dari Guang Wei karena menyelamatkan Liu,dan Liu sendiri adalah anak kaisar Guang Wei terdahulu yang dibuang oleh permaisuri Kaisar Guang Wei sekarang yaitu Xiang Mei,istri dari Kaisar Fang Lin yaitu adik sepupu dari ayah Liu Hei,yaitu Liu Pei dan ia seharusnya mewarisi tahta ayahnya yang direbut oleh pamannya sendiri,setelah pembicaraan tersebut ini,terkejutlah Henry atas cerita yang diterangkan oleh Jendral Sun,oleh karena itu ia pun mengajak untuk bergabung dengan Liberations Army ”Sudikah anda bergabung dengan kami,demi nama baik anda nanti?” ajak Henry kepada Jendral Sun,namun dijawab oleh Jendral ini “Hmmmm aku agak tertaik dengan kalian ini semua,tapi maukah kalian membantuku untuk menuju Guang Wei menghadap kepada ibunya Liu Hei di penjara,karena ada sesuatu yang sangat rahasia dan juga bisa kembali mengangkat nama baik Keluarga Liu sendiri,apakah kalian bersedia?”,Henry pun yang sangat antusias karena ia tertarik terhadap keahlian dari Jendral Sun ini dan juga Liu sebagai pewaris dah dari kekaisaran Guang Wei,tanpa alasan yang panjang lebarpun,mereka segera meninggalkan Ming Chia ini,walau sudah berbuat Onar yang mengganggu kestabilan kepemimpinan korup sang kepala desa,yaitu Liang Zu juga dengan segelintir keinginan dalam membebaskan tiap wilayah dari kekejaman sang pemimpin.
Dalam perjalanan ke Ming Chia ini,Henry bukan saja menemukan Aliansi yang tak berharga,tetapi ia merekrut orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama dengan nya walau alasan yang berbeda jauh,demi Kekaisaran Guang Wei nanti,lalu pembersihan nama baik sang veteran perang Guang Wei,setelah meninggalkan Ming Chia Village dengan cepat,akhirnya mereka sampai di Kusagawa untuk menemui Kosamori dan juga menceritakan keadaan yang sedang terjadi di Ming Chia Village,setelah bergegas memasuki Desa Kusagawa pun,ia sangat terkejut melihat seseorang yang pernah ia temui saat masih menjadi tawanan Guang Wei pada saat perang di perbatasan Wu Han,bukan hanya Henry yang sangat terkejut akan kehadirannya itu,sang Jendral tua Sun Xin pun juga terkejut melihat muridnya dahulu saat menjadi instruktur di Guang Wei dan sekarang berdiri di hadapannya sebagai Jendral Selatan Guang Wei. Apa maksud dan alasan Zhao Xin ini lalu apakah yang akan ia sampaikan pada Henry yang baru tiba dari Ming Chia dengan masih membawa tanda tanya besar terhadap Henry dan juga lainnya ini.
To Be Struggle of Lost Heroes oin Chapters 6th
To Be Struggle of Lost Heroes oin Chapters 6th
Tidak ada komentar:
Posting Komentar